Friday, December 9, 2016

CUMA DALAM 21 DETIK, LEBIH DARI 1 JUTA UNIT MEIZU M5 NOTE TELAH TERJUAL KE PELANGGAN

CUMA DALAM 21 DETIK, LEBIH DARI 1 JUTA UNIT MEIZU M5 NOTE TELAH TERJUAL KE PELANGGAN


Meizu telah resmi memasarkan phablet M5 Note via toko online JD.com, dan hasil penjualan yang mereka catat tampaknya bakal menjadi catatan yang memuaskan sebelum mereka menutup tahun 2016. Meizu menyatakan bahwa hanya dalam kurun waktu 21 detik saja, M5 Note telah terjual lebih dari 1 juta unit, dan jumlah tersebut terus bertambah.

Meizu M5 Note hadir dengan spesifikasi kelas menengah serta harga yang sangat terjangkau untuk produk di kelasnya. Model termurah dengan 3GB RAM & memori internal 16GB dibanderol cuma 900 yuan atau setara Rp 1,8 juta, model 3GB RAM dengan memori internal 32GB dibanderol 1000 yuan atau setara Rp 2 juta, sementara model termahal yaitu 4GB RAM & memori internal 64GB dibanderol 1500 yuan atau setara Rp 3 juta.

Spesifikasi lain handset meliputi display full HD 1080p berukuran 5,5 inci, prosesor MediaTek Helio P10, baterai 4000mAh, kamera 13MP dengan PDAF di bagian belakang, serta kamera selfie 5MP.

SAMSUNG TEBAR 'TEROR' BAGI PEMILIK NOTE 7 YANG BANDEL & TAK TUKARKAN SMARTPHONE

SAMSUNG TEBAR 'TEROR' BAGI PEMILIK NOTE 7 YANG BANDEL & TAK TUKARKAN SMARTPHONE



Samsung menutup harapan para pemilik Galaxy Note 7 di Amerika Serikat yang masih menginginkan terjadinya keajaiban agar perangkat-perangkat mereka bisa berjalan dengan normal, tanpa bikin khawatir akibat mudah meledak.

Dikabarkan bahwa Samsung mulai melakukan hitungan mundur untuk mematikan semua perangkat Galaxy Note 7 yang masih beredar di masyarakat mulai tanggal 15 Desember. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi penyalahgunaan Galaxy Note 7.

Dalam sebuah update terbaru untuk pengguna di AS, perangkat secara otomatis tidak akan bisa mengisi baterai lebih dari 60%. Sementara itu, di negara-negara lain, mulai 15 Desember, Galaxy Note 7 tidak akan lagi mendapatkan dukungan koneksi seluler. Negara-negara tersebut adalah Kanada, Australia, serta Selandia Baru.

Cerita tentang pembatasan kemampuan isi ulang baterai tersebut beredar setelah seorang pelanggan US Cellular mengklaim bahwaia mendapatkan pesan pada Galaxy Note 7-nya, yang tertulis, "Per tanggal 15 Desember, Samsung akan memodifikasi software agar Galaxy Note 7 tidak bisa diisi ulang. Smartphone tidak akan lagi bisa berfungsi."

Sayangnya, tidak ada tanggapan dari US Cellular dan Samsung mengenai pemberitaan ini.

Sementara itu, Samsung menegaskan bahwa sudah ada sekitar 85% perangkat Galaxy Note 7 yang telah dikembalikan dan diganti dengan smartphone lain. Bila ada 'ancaman' seperti di atas, bisa dipastikan bahwa sebelum tanggal 15 Desember, angka tersebut bakal mencapai 100%, kecuali ada seseorang yang rela menyimpan Note 7 sebagai suvenir berharga.

CATAT, SUPER MARIO RUN FOR IOS TAK BISA DIMAINKAN OFFLINE

CATAT, SUPER MARIO RUN FOR IOS TAK BISA DIMAINKAN OFFLINE


Super Mario Run bakal mulai beredar tanggal 15 Desember mendatang, dan para penggemar setia Nintendo yang kini menggunakan iPhone pasti sudah tak sabar untuk segera mengunduhnya. Kabar buruknya, game ini cuma bisa dimainkan dengan dukungan koneksi internet aktif, yang berarti Anda cuma bisa memainkannya ketika berada di tempat dengan jaringan yang kuat.

Ketika ditanya mengapa Super Mario Run tidak memiliki dukungan untuk bermain offline, pencipta Mario yaitu Shigeru Miyamoto mengatakan bahwa hal tersebut dirancang untuk menekan potensi pembajakan game. Berikut adalah kutipan pernyataannya:

"Bagi kami, software merupakan asset yang sangat penting. Bagi pelanggan yang telah membeli game, kami ingin memastikan bahwa kami mampu menawarkan software yang sepenuhnya aman. Kami ingin memanfaatkan kehadiran jaringan koneksi yang stabil untuk ketiga mode game guna memastikannya berjalan stabil, juga memastikan agar game senantiasa aman dimainkan oleh pengguna."

Ketika ditanya apakah penggunaan kata 'aman' yang dimaksud adalah resiko pembajakan, Miyamoto membenarkan dugaan tersebut. Miyamoto juga mengatakan kalau perusahaannya sempat mempertimbangkan untuk membuat mode single-player World Tour bisa dimainkan secara offline, namun hal tersebut malah akan menambah masalah koneksi bagi mode Toad Rally dan Mushroom Kingdom yang harus terus terhubung dengan internet.

Untuk sementara game ini cuma akan bisa dinikmati para pengguna iOS saja, sementara versi Androidnya masih belum diketahui kapan siap rilis. Entah apakah nantinya versi Android juga bakal dibanderol seharga $10 seperti halnya versi iOS, mengingat selama ini Android lebih identik dengan game gratis.

XIAOMI SIAPKAN SMARTPHONE DENGAN CURVED DISPLAY SEPERTI LG G FLEX?

XIAOMI SIAPKAN SMARTPHONE DENGAN CURVED DISPLAY SEPERTI LG G FLEX?



Smartphone dengan curved display memang sedang tren saat ini. Sejumlah produsen Tiongkok pun berbondong-bondong menghadirkan fitur serupa, tak terkecuali Xiaomi. Sebelumnya Xiaomi memang telah merilis beberapa perangkat dengan curved screen, namun kini tampaknya ada lagi yang telah disiapkannya.

Baru-baru ini beredar bocoran image yang mengindikasikan jika Xiaomi tengah mengerjakan smartphone dengan curved display, setelah sebelumnya merilis Mi Mix dan Mi Note 2 dengan display lengkung. Namun perangkat baru ini menggunakan style display yang berbeda dari dua sebelumnya.

Dari image terlihat jika perangkat menjalankan MIUI dan melengkung di bagian tengah, seperti halnya LG G Flex. Well.. Mi Note 2 sendiri menggunakan curved display yang dipasok dari LG. Tapi jika mengingat desain seperti LG G Flex ini tidak mendapat sambutan yang terlalu baik, masih dipertanyakan apakah Xiaomi benar akan menggunakannya.

MARK ZUCKERBERG BERAMBISI JADI PRESIDEN AS?

MARK ZUCKERBERG BERAMBISI JADI PRESIDEN AS?


Ketika Facebook melakukan perubahan stuktur saham mereka awal tahun ini, berkas resmi yang mereka ajukan menyertakan sebuah klausul menarik. Adalah Forbes yang pertama kali mendapati klausul unik tersebut, yang bunyinya adalah Mark Zuckerberg bakal tetap mampu mengendalikan Facebook sekalipun tak lagi menjabat sebagai CEO, dengan catatan jika Zuckerberg ditarik sebagai pejabat pemerintahan.

Mengingat klausul tersebut disertakan ke dalam berkas yang penuh berisi dengan istilah hukum yang rumit, pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan: apakah Mark Zuckerberg berambisi untuk menjadi Presiden AS?

Garis besar dari kesepakatan tersebut sangat sederhana: Zuckerberg ingin menjual saham miliknya dalam jumlah besar demi mendanai yayasan amal Chan-Zuckerberg miliknya, namun juga tak ingin kehilangan hak suara di Facebook, terutama sebagai pemegang saham terbesar. Selama Zuckerberg menjabat sebagai CEO, para investor tak akan keberatan dengan ketentuan tersebut, namun sebuah tuntutan hukum baru telah membuat para anggota dewan direksi mulai khawatir dengan klausul tersebut.

Bloomberg mengabarkan kalau masalah ini sempat menjadi perdebatan sengit di Facebook; anggota dewan direksi Erskine Bowles bersikeras agar klausul tersebut dihapus, sementara Mark Andreessen berada di pihak Mark Zuckerberg dan menyangkal keberatan Erskine. Tuntutan hukum tadi menuduh upaya Andreessen untuk berkomunikasi dengan Zuckerberg telah melanggar tugasnya selaku anggota dewan direksi. Facebook sendiri telah menyampaikan pernyataan resmi yang intinya menyangkal terjadinya perpecahan di kalangan dewan direksi.

SAMSUNG #BEFEARLESS, TAKLUKKAN KETAKUTAN DENGAN VIRTUAL REALITY


SAMSUNG #BEFEARLESS, TAKLUKKAN KETAKUTAN DENGAN VIRTUAL REALITY
Tak hanya untuk bermain game, virtual reality juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal. Mulai dari hiburan sampai medis, VR menawarkan range penggunaan yang luas. Bahkan teknologi ini juga berpotensi digunakan sebagai alat untuk membantu orang menaklukkan ketakutan mereka. Inilah yang tengah diupayakan oleh Samsung Kanada melalui kampanye #BeFearless.

Menggunakan teknologi virtual reality dengan Galaxy S7 dan Gear VR, kampanye ini dirancang Samsung untuk membantu orang-orang menghadapi ketakutannya. Dikembangkan melalui kerajasama dengan Facebook dan Oculus, VR experience selama 4 minggu ini ditujukan untuk membantu pengguna menghadapi situasi tertentu dalam lingkungan terkontrol.

Sebenarnya ini bukan pertama kali Samsung meluncurkan kampanye serupa. Awal tahun ini misalnya, Samsung meluncurkan kampanye untuk membantu pengguna menghadapi ketakutan ketika berbicara di depan umum. Sejumlah peneliti di Oxford University juga menemukan jika VR bisa digunakan untuk membatu orang yang menderita paranoia.

Untuk kampanye Samsung Kanada kali ini lebih fokus pada dua ketakutan, yaitu ketakutan terhadap ketinggian dan berbicara di depan umum. Mark Childs, Chief Marketing Officer Samsung Kanada menuturkan, "Sebagai bagian dari komitmen kami untuk membuat perbedaan dalam kehidupan yang saling terhubung, kami percaya jika inovasi VR yang mendalam di balik #BeFearless dapat membuat banyak orang mengatasi ketakutannya."


SENSOR BARU DARI LEAP MOTION INI BAKAL BERIKAN WAJAH BARU PADA TEKNOLOGI VR

SENSOR BARU DARI LEAP MOTION INI BAKAL BERIKAN WAJAH BARU PADA TEKNOLOGI VR

Perusahaan di balik alat pengedali yang berbasis pada gerakan, Leap Motion, baru-baru ini mengumumkan teknologi baru bernama Platform Mobile Leap Motion. Mereka berhasil mengembangkan sebuah kombinasi dari software dan hardware yang dibuat untuk perangkat virtual dan augmented reality tanpa kabel (sumber tenaganya dengan menggunakan baterai).

Meski penemuan ini tidak secara spesifik difokuskan pada smartphone, namun teknologi tersebut didesain untuk menjalankan prosesor aplikasi yang sama dengan yang digunakan pada perangkat mobile atau tablet.

Leap Motion menyebutkan bahwa membangun sebuah platform pelacak untuk perangkat mobile kini menjadi sangat sulit, karena mereka harus merancang sebuah sensor yang benar-benar baru, yang menyatukan performa tinggi dengan konsumsi tenaga seirit mungkin.

Salah satu pendiri Leap Motion, David Holz, mengatakan bahwa, "Kami harus menciptakan software pendeteksi tangan yang paling rumit di dunia ini dengan kecepatan yang sangat tinggi, sembari membuatnya lebih halus dan akurat dari sebelumnya." Sistem terbaru tersebut bakal memberikan field of view paling maksimal untuk sebuah sensor yang biasa digunakan pada perangkat VR.

Teknologi ini direncanakan akan siap diperkenalkan kepada publik dalam waktu dekat. Leap Motion yakin bahwa penemuan mereka ini akan membawa persaingan baru di dunia layar smartphone dan weareable, yang penggunaannya nanti bakal lebih mudah dan sederhana